Ketahui Tentang Pengertian, Dampak, dan Faktor Terjadinya Defisit

Ketahui Tentang Pengertian, Dampak, dan Faktor Terjadinya Defisit

Apabila kamu sering melihat berita mengenai kondisi ekonomi negara, pasti sering mendengar istilah defisit. Istilah defisit ini tidak hanya untuk keadaan ekonomi secara makro. Namun, bisa digunakan sebagai penggambaran kondisi keuangan suatu negara.

 

Pengertian Defisit

Defisit adalah kondisi keuangan suatu perusahaan atau organisasi dimana jumlah pengeluaran lebih banyak dibanding pemasukan. Atau dengan kata lain perusahaan atau organisasi akan mengalami defisit atau kekurangan kas untuk menutup biaya pengeluaran.

Cara yang biasa digunakan untuk meminimalisir atau mengurangi defisit adalah dengan cara memaksimalkan sektor yang dapat menghasilkan dana atau keuntungan. Salah satu cara yang dilakukan negara Indonesia adalah dengan mengutang uang ke Bank Indonesia. Oleh karena itu, negara dapat menjalankan program dengan lancar.

Dampak Defisit

Dampak yang ditimbulkan defisit akan merugikan suatu organisasi atau negara. Berikut adalah dampak dari defisit :

  • Suku Bunga

Dampak pertama yang diakibatkan defisit adalah suku bunga menjadi naik. Hal ini dikarenakan jumlah pengeluaran lebih banyak dibanding dengan pemasukkan. Cara yang dapat menambah jumlah pemasukan suatu organisasi atau negara, salah satunya adalah dengan menaikkan suku bunga pada bank.

  • Inflasi

Apabila terjadi defisit, suatu organisasi atau negara dapat memicu terjadinya inflasi. Hal ini bisa terjadi ketika pemerintah mengeluarkan biaya untuk membiayai program jangka Panjang, namun masih belum menghasilkan. Kemungkinan daya beli masyarakat akan mengalami kenaikan.

  • Konsumsi dan Tabungan

Dengan terjadinya inflasi, masyarakat akan mengurangi pengeluarannya, dengan cara mengurangi tingkat konsumsi dan tabungan. Dimana tabukan memiliki hubungan dengan penanaman modal atau investasi.

  • Pengangguran

Hal ini terjadi dikarenakan suku bunga yang semakin naik dan jumlah investasi menurun, yang menjadikan proyek tidak jalan dan pada akhirnya dapat meningkatkan pengangguran.

Jika kamu ingin mengetahui informasi yang lebih lengkap tentang Akuntansi, Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Pemasaran, Keuangan, dan juga Asuransi, kamu bisa nih berkunjung website Mastah Bisnis. Ya, pada saat ini mastahbisnis.com adalah salah satu web bisnis terlengkap dan juga paling update saat ini.

 

Faktor Terjadinya Defisit

Ada banyak faktor terjadinya defisit, antara lain :

  • Pembiayaan Pembangunan

Di negara yang sedang berkembang, pembangunan terus berjalan dan selesai pada jangka waktu tertentu. Hal tersebut membutuhkan dana yang cukup besar. Namun pengeluaran yang digunakan untuk pembangunan tersebut tidak diimbangi dengan memaksimalkan sektor yang berpotensi mendapatkan keuntungan atau pemasukan. Oleh sebab itu, organisasi atau negara mengalami defisit.

  • Daya Beli Masyarakat Rendah

Dampak yang dihasilkan karena daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok seperti minyak, BBM, beras rendah. Maka pemerintah akan lebih banyak memasok anggaran untuk subsidi terhadap bahan pokok tersebut. Semakin banyak pemerintah memasok subsidi tersebut, semakin banyak pula biaya yang dikeluarkan.

  • Nilai Tukar atau Uang Melemah

Melemahnya nilai tukar atau uang dapat memicu utang Indonesia semakin banyak. Hal tersebut dikarenakan utang yang didapat menggunakan mata uang dolar, sedangkan pembayarannya menggunakan mata uang rupiah. Hal ini akan terasa ketika mata uang rupiah melemah.

  • Realisasi tidak Sesuai dengan Rencana

Pada saat organisasi atau negara merancang anggaran belanja atau APBN, pasti dilakukan perkiraan untuk digunakan untuk apa saja di beberapa sektor. Namun, pada kenyataanya banyak sekali pengeluaran tidak terduga yang nilainya cukup besar dan tidak ada di rencana. Hal tersebutlah yang dapat memicu terjadinya defisit.

  • Pengeluaran saat Inflasi

Penyimpangan yang dilakukan saat merealisasikan anggaran belanja bisa dipicu oleh inflasi. pada saat perencanaan anggaran, harga masih normal. Namun pada saat inflasi, maka harga akan mengalami kenaikan. Hal tersebut juga menyebabkan terjadinya defisit.